Human Being is Indeed Fascinating!

(Lanjutan dari Singapura dengan Jalan Kaki)

Salah satu tujuanku kembali ke Singapura adalah melihat dengan mata kepala sendiri lambang negara yang berupa makhluk setengah singa dan setengah ikan, yang disebut Merlion. Sebenarnya aku sudah melihat patung serupa dengan ukuran jauh lebih besar di Pulau Sentosa, namun dia tidak mengeluarkan air dari mulutnya. Ketika akhirnya kami dibawa ke Merlion Park, aku merasa begitu terharu. Terharu karena ukurannya yang mungil dan bisa mengeluarkan air. Continue reading

Rendezvous with a Friend

Why are you so nice?” Tanyaku sambil memandangi seorang pria tinggi berjambang yang sedang mondar-mandir di dekat jendela kamar hotelnya. Pria itu dengan langkah panjang-panjang menghampiri tas ranselnya yang jumlahnya ada tiga, berserakan di beberapa sudut ruangan. Dia sedang berkemas. Sedangkan aku, duduk berselonjor di lantai beralas karpet, bersandar pada tempat tidur, merasakan tekstur karpet yang menenangkan, memberi rasa nyaman.

Why can’t I be nice? Why can’t people be nice?” Dia balik bertanya. Dia mengangkat wajahnya sejenak sambil tersenyum kepadaku, lalu kembali sibuk mengemasi barangnya. Dari caranya berkemas, aku tahu dia bukan tipe orang yang rapi, ranselnya yang paling kecil menggembung maksimal, kalau misalnya ransel itu jebol, isinya bisa saja langsung berhamburan keluar. Continue reading