Human Being is Indeed Fascinating!

(Lanjutan dari Singapura dengan Jalan Kaki)

Salah satu tujuanku kembali ke Singapura adalah melihat dengan mata kepala sendiri lambang negara yang berupa makhluk setengah singa dan setengah ikan, yang disebut Merlion. Sebenarnya aku sudah melihat patung serupa dengan ukuran jauh lebih besar di Pulau Sentosa, namun dia tidak mengeluarkan air dari mulutnya. Ketika akhirnya kami dibawa ke Merlion Park, aku merasa begitu terharu. Terharu karena ukurannya yang mungil dan bisa mengeluarkan air. Continue reading

Singapura di Musim Hujan (3)

Hari-2: Sabtu, 21 Januari 2017

Tempat yang dikunjungi: Singapore Art Museum, Masjid Sultan, Gardens by the Bay

Geliat kehidupan di Singapura umumnya dimulai pada pukul sepuluh. Toko-toko dan tempat wisata, termasuk dengan Singapore Art Museum yang akan saya kunjungi hari ini, juga buka pukul sepuluh. Jadi, sekitar pukul delapan pagi, saya masih memakai baju tidur dan sarapan sambil duduk di depan hostel, menikmati suasana pagi. Continue reading

Singapura di Musim Hujan (2)

Hari-1: Jumat, 20 Januari 2017

Tempat yang dikunjungi: Haw Par Villa, Pulau Sentosa, Little India

Pesawat saya mendarat di Singapura lebih awal dari yang direncanakan. Namun bukan berarti liburan saya juga dimulai lebih awal. Entah kenapa, saya lupa dimana stasiun MRT Changi, dan harus mencari tahu di internet. Karena saya tidak membekali ponsel saya dengan kartu SIM setempat, saya hanya bisa memanfaatkan wifi bandara. Setelah akhirnya saya bisa menemukan posisi stasiun MRT Changi, saya langsung mencari loket penjualan kartu EZ-link (harga SGD 12, SGD 5 harga kartu, SGD 7 saldo awal). Kartu ini berguna sebagai pembayaran MRT kereta atau bus, tinggal tap-in dan tap-out, saldo otomatis berkurang sesuai dengan tarif perjalanan. Sebenarnya ada pilihan lain untuk pembayaran MRT, yaitu STP atau Singapore Tourist Pass, dengan harga SGD 30, bisa menggunakan bus atau kereta sesuka hati selama tiga hari. Continue reading